Read in your Language
en English
ar Arabicbn Bengalien Englishgu Gujaratihi Hindiid Indonesianpa Punjabisd Sindhita Tamilte Teluguth Thaiur Urdu

Panduan termudah tentang cara membaca pola candlestick

(Last Updated On: October 17, 2021)

Halo…apa kabar?

 

Hari ini dalam artikel ini, saya akan membagikan cara termudah untuk Membaca pola candlestick lengkap, cara membaca candlestick 1 menit & sebagainya

 

Saya yakin, belum ada yang membagikan trik Cara membaca candlestick yang mudah ini

 

Arti candlestick

 

 

 

Candlestick adalah representasi grafis dari pergerakan harga saham, komoditas, & sebagainya.

 

Grafik Candlestick membantu kita memprediksi pasar, Pembeli atau penjualkah yang mendominasi pasar.

 

Grafik tersebut dikembangkan oleh Munehisa Homma, seorang Pedagang Beras di Jepang.

 

Dia mengembangkan grafik ini untuk memprediksi pergerakan harga beras.

Namun, grafik tersebut diperkenalkan ke dunia barat oleh Steve Nison, saat dia menulis sebuah buku yang berjudul Japanese Candlestick Charting Technique.

 

 

Cara membaca candlestick

 

Nah, untuk mengilustrasikan cara membaca candlestick, saya akan menggunakan Olymp Trade.

 

 

Jika Anda belum memiliki akun Olymp Trade. klik disini.

 

Anda juga dapat mendaftar melalui formulir yang disediakan di bawah.

 

 

Setelah Anda mendaftar. Anda akan membuka dasbor Olymp Trade.

 

Pertama, klik ikon grafik

Kedua, pilih Candlestick Jepang dari menu.

Selesai!! Dasbor Anda akan terlihat seperti pada gambar di atas.

Bagaimana cara memahami pola candlestick lengkap?

Membaca pola candlestick lengkap sangat mudah. Pada dasarnya ada dua jenis Candle:

 

  1. Candle Bullish: Candlestick bullish adalah candle yang didominasi pembeli.

 

 

 

  1. Candle Bearish: Candlestick bearish adalah candle yang didominasi penjual.

 

 

 

Sekarang, kita masuk pada Bagaimana cara memahami pola candlestick lengkap?, Fundamental Dasar Candlestick mengatakan:

Jika harga pembukaan lebih besar dari harga penutupan maka candle bearish akan terbentuk

 

**************************************

 

Demikian pula, jika harga Penutupan lebih besar dari Harga Pembukaan maka candle bullish akan terbentuk.

 

 

Jika Anda belum tahu:

 

 

Harga Pembukaan adalah harga dari suatu Komoditas atau saham pada saat pasar dibuka.

 

 

Demikian pula, Harga Penutupan adalah harga dari suatu komoditas atau saham pada saat pasar tutup.

 

 

Untuk memahami konsep ini dengan lebih jelas, saya akan memberikan sebuah contoh,

 

Misalnya, Harga Beras saat Anda membuka toko adalah Rp. 12.500 per kg yang mana lebih mahal dari harga kemarin yang hanya Rp. 11.700 per Kg.

 

 

Sekarang, jika Anda adalah seorang penjual yang cerdas, Anda akan bersemangat dan mencoba MENJUAL lebih banyak dan lebih banyak lagi, dan inilah Bagaimana Candle Bearish terbentuk.

 

 

Demikian pula, misalnya, Harga Beras saat Anda membuka toko adalah Rp. 12.000 per kg, dan keesokan harinya harga turun menjadi Rp 11.600 per Kg.

 

 

Sekarang, jika Anda adalah seorang Pembeli yang cerdas, Anda akan bersemangat dan mencoba MEMBELI lebih banyak lagi, dan inilah Bagaimana Candle Hijau terbentuk.

 

 

Jenis-jenis candlestick

 

Sekarang, di bagian ini, saya akan mengajari Anda tentang Cara termudah untuk membaca pola candlestick lengkap, cara membaca candlestick 1 menit & sebagainya

 

 

Saya yakin tidak akan ada orang yang mengajari Anda trik mudah ini.

 

 

Sebenarnya hanya ada Tiga jenis candlestick dasar yang muncul:

 

 

 

Ini adalah bentuk Candlestick paling ideal yang dikenal juga sebagai White soldier.

 

 

Berdasarkan aturan emas Candlestick, Semakin panjang tubuhnya maka semakin jelas.

 

 

Misalnya, kita terus menerus melihat Candlestick dengan Sumbu Kecil dan Tubuh yang Panjang maka kita dapat dengan mudah mengatakan bahwa pasar sedang Bullish.

 

  1. Candlestick dengan Sumbu Pendek dan Tubuh yang Pendek

Jika kita melihat jenis Candlestick yang seperti ini, biasanya menunjukkan kebingungan di pasar.

 

Candlestick dengan jenis seperti ini biasanya menggambarkan akhir dari tren.

  1. Sumbu Panjang Tubuh Pendek

Ketika kita melihat jenis Candlestick seperti ini, biasanya menunjukkan kebingungan di pasar.

 

 

Misalnya kita sedang melihat Continuous Bullish Candlestick dan tiba-tiba muncul Hanging Man Bullish atau Bearish maka kita dapat mengasumsikan bahwa tren pasar dapat berubah.

 

 

Penutup:

Candlestick adalah representasi grafis dari harga komoditas, saham, mata uang & sebagainya.

Grafik ini membantu kita untuk memprediksi apakah pasar didominasi oleh pembeli atau penjual.

Jika pembeli yang mendominasi pasar maka candle akan terlihat bullish.

Demikian pula, jika penjual yang mendominasi pasar maka pasar akan terlihat bearish.

Memahami dan melakukan trading dengan Candlestick sangat mudah. Anda hanya perlu mengingat Bagaimana cara kerjanya?

Inilah akhir dari artikel ini. Semoga Anda mendapatkan manfaat dari artikel ini.

 

Artikel ini membahas tentang pola candlestick lengkap, pola candlestick, cara baca candlestick, cara membaca candlestick 1 menit, jenis candlestick, macam macam candlestick, candlestick saham & sebagainya.

 

Semoga Anda memahami konsepnya dan jika Anda memiliki masalah, Anda dapat bertanya kepada saya di [email protected].

 

Leave a Comment